Selamatkan Fauna Indonesia…!

Monitoring Macan Tutul (Panthera pardus) at Bodogol 2009

Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) merupakan satwa karnivora yang saat ini sudah menjadi satwa yang sangat langka di pulau jawa. Satwaliar ini merupakan satwa top predator yang mengendalikan populasi hewan dalam siklus rantai makanan. Populasinya yang kian berkurang disebabkan oleh banyak faktor yang sebagian besar dilakukan oleh tangan manusia. Kini keneradaannya tinggal puluhan ekor dan tersebar di beberapa taman nasional dipulau jawa. Selain karena perusakan habitat, perburuan juga menjadi musuh utama keberadaan dari satwa ini.

Dengan latar belakan seperti itulah, kami dari Divisi Konservasi Karnivora mengadakan kegiatan Monitoring Macan Tutul Jawa. kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan distribusi dari macan tutul jawa serta karakteristik habitatnya.kegiatan ini dilaksanakan di Resort Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 8 – 9 Mei 2009. Kegiatan kali ini merupakan kegiatan tahun kedua. jadi kegiata ini sudah menjadi kegiatan yang rutin dilakukan oleh kami.

Kegiatan yang dilakukan oleh tim adalah pengamatan dengan metode jalur dan analisis vegetasi. Pengamatan dilakukan pada tiga jalur yaitu cikaweni, Cipadaranten dan afrika. Ketiga jalur ini merupakan jalur yang biasa dilewati oleh macan tutul jawa. Pengamatan dilakukan pada pagi hari dan sore hari, dan analisis vegetasi dilakukan dua kalu pada siang hari. Data yang di ambil adalah data keberadaan Macan tutul jawa baik langsung maupun tidak langsung, satwa mangsa, juga keadaan habitat yang adadi Resort Bodogol ini. Pengamatan dilakukan 3 kali yaitu pagi hari kedua, sore hari kedua dan pagi hari ketiga. Data yang didapat diolah selanjutnya untuk dikembalikan kepada pihak Taman Nasional sendiri untuk database. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Divisi Konservasi Karnivora berjumlah 13 orang dan dibagi menjadi lima kelompok.

Esensi dari kegiatan ini merupakan wujud pengabdian kami terhadap keberadaan Macan tutul jawa di habitatnya yang kian berkurang. Kita memang sering mendengar adanya konflik masyarakat dengan satwa liar yang ada di suatu daerah di Sumatera. Semoga keberadaan Macan tutul di Jawa tidak mengalami nasib hal serupa seperti “saudara” dekatnya yaitu Harimau sumatera. Walaupun kita belum mendengar adanya konflik warga sekitar Taman Nasional dengan Macan tutul jawa. Serta kita juga tidak ingin keberadaannya mengalami nasib serupa dengan Harimau jawa dan Harimau bali.(Ciripa)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.