Perubahan iklim global selalu menjadi pembicaraan hangat di dunia. Hal ini merupakan suatu masalah yang sangat serius karena memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan di dunia. Salah satu penyebab perubahan iklim adalah Pemanasan Global (Global Warming).
Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Salah satu penyebab utama dari pemanasan global ini adalah Greenhouse Effect (Efek Rumah Kaca). Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer.
Sebagian besar para ahli berpendapat bahwa kegiatan manusialah yang menjadi penyebab utama meningkatnya pemanasan global. Kegiatan-kegiatan manusia seperti pembakaran minyak bumi, batu bara, dan gas alam serta pembukaan lahan dengan cara membakar hutan membuat konsentrasi gas CO2 di atmosfer meningkat sehingga terjadi pemanasan global.
Pemanasan global merupakan kerusakan lingkungan yang terparah yang disebabkan oleh kegiatan manusia. Tapi apakah benar bahwa manusia merupakan faktor utama penyebab pemanasan global?
Dalam Buku Unstoppable ’Every 1,500 Years’ Global Warming dinyatakan bahwa pemanasan global merupakan suatu fenomena alam biasa yang terjadi setiap 1.500 tahun. Sang Pengarang,S. Fred Singer dan dennis T. Avery, mengatakan bahwa periode panas seperti terjadi sekarang adalah bukan satu masa terpanas karena ribuan tahun lalu kondisi lebih parah sudah berulang kali terjadi, malah saat itu dunia belum mengenal emisi gas CO2. Pendapat mereka ini di perkuat dengan asumsi dari para pakar klimatologi dan pakar geologi yang menyatakan bahwa pada jutaan tahun terakhir ini telah terjadi 600 periode panas dan 599 periode dingin yang datang silih berganti setiap 1.50 tahun.
Dari pendapat para ilmuwan dan aktivis lingkungan hidup dari bidang-bidang yang terkait dengan pemanasan global, kenaikan suhu bumi saat ini tidaklah terlalu aneh karena sejak ribuan tahun yang lalu suhu bumi selalu naik-turun. Kenaikan suhu bumi akibat bertambahnya gas rumah kaca, khususnya gas CO2, hasil dari kegiatan manusia tidaklah sepenuhnya benar. Karena selain dari kegiatan manusia, bertambahnya gas CO2 juga disebabkan karena suhu bumi yang naik. Kenaikan suhu bumi disebabkan karena meningkatnya aktivitas matahari sebagai sumber energi bumi. Beberapa data menunjukan bahwa perubahan-perubahan aktivitas matahari dalam beberapa ratus tahun terakhir berbanding lurus dengan perubahan suhu bumi. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa Matahari berkontribusi terhadap peningkatan temperatur rata-rata global selama periode 1900 – 2000. Bahkan ada seorang profesor dari rusia yang mengatakan bahwa peningkatan suhu bumi bukan akibat greenhouse effect, melainkan akibat ledakan yang terjadi di matahari.
Sesuai dengan pendapat para ahli, dapat di simpulkan bahwa pemanasan global bukan akibat dari kegiatan manusia saja tetapi juga karena ada faktor alam lain yang berpengaruh terhadap terjadinya fenomena alam ini. Tapi terlepas dari semua itu, kita sebagai manusia yang menempati bumi ini sudah seharusnya sadar akan masalah ini. Kita harus berupaya serta berusaha untuk mencegah pemanasan global ini agar tidak terus berlangsung sehingga kelestarian alam di bumi ini dapat tetap terjaga dan kelangsungan hidup semua makhluk di bumi ini dapat berjalan baik. (aG)